Mendung di hatiku
Mendung...pagi ini hujan deras...di saat banjir sekitar jembatan Leton telah surut dan pengungsi kembali ke rumah masing-masing, mungkin air akan kembali mengenangi rumah mereka, semoga saja tidak lagi...Kasian memang, tapi...tetap saja hujan itu suatu anugrah yang tak sepantasnya kita sesali, dan mendung adalah pertanda akan terjadinya hujan.
Mendung...mendung ini sedang terasa di hatiku. Apakah akan ada hujan, aku tak tahu. Semalam berjuta kenangan merasuki pikiranku...Aku menyesal, tapi terlambat. Aku kecewa, tapi aku bisa apa? dan yang pasti aku sedih...karena aku tak bisa mempertahankannya...
Aku tau banyak perjuangannya, aku tau banyak usahanya...dan mungkin hanya aku yang tau pengorbanna yang telah dilakukannya. Namun, karena ego...dia diperlakukan tidak adil, sementara aku hanya terdiam, gagal mempertahankannya...
Hatiku ingin menangis, kenapa dulu tak ku ungkapkan semua pengorbanan yang telah dilakukannya. Ku pikir semua orang akan berlaku baik padanya, ternyata...tidak kali ini. Aku sedih, disaat memikirkan nasib orang banyak, dia rela mengendarai kendaraan pick-up yg tak pantas untuk dikendarainya. Kami terhambat diperjalanan, diganggu para penjaga pintu...dan diinterogasi seakan-akan kami jahat (meskipun kami tau, itu adalah hiburan utk mereka), namun dia tetap berusaha bagaimana tak merugikan satu orangpun. Dan aku? hanya diam, tak memberitahu siapapun tentang pengorbanannya...
Mungkin juga cuma aku yang tahu, perjuangannya menyelamatkan beberapa orang ... namun sayangnya, justru orang-orang itu yang memperlakukannya tidak sebanding. Tapi aku? aku hanya diam, tak berusaha mempertahankannya.
Aku kecewa pada diriku, aku kecewa pada mereka...dan aku kecewa pada keadaan ini...bisakah mereka bertahan seperti ini? menurutku...semoga kelak tak ada penyesalan...
Untuk saudariku...aku bangga padamu, pada kebesaran hatimu. Semoga yang lebih baik telah menantimu disana...insyaAllah jalan yang sempit dan berlubang ini diberikan Allah agar dirimu lebih tepat menuju tujuan yang diberikanNya. amin, karena jalan besar dan bagus, biasanya banyak dilewati orang,...tapi sering macet (ga' jelas ya?) hehe
Istiqomah ya honey...
Aku akan sangat kehilanganmu...

dek..bi tau mu sangat kehilangan tmn baik mu..tapi k at least, dia telah melakukan apa yang menurutnya benar kan?
kamu sama sekali ga berhak untuk menyalahkan diri seperti itu syg...
it wasn't your fault..
ga semua orang yang kita anggap dewasa dan matang berpikir itu lebih benar dan dapat diandalkan dari kita..
menjadi tua adalah keharusan dan takdir, tapi menjadi dewasa???
itu pilihan hunny...
mudah2an temn mu itu dapet kerjaan yang jauh lebih baek, dan jasanya lebih dihargai daripada di t4 sekarang..
ya dek???
mari berdoa saja... mudah2an hal yang sama tidak terjadi padamu ya dek..:)
think positif :)
Posted by: bobby | April 7, 2008 03:51 AM