Tak Terlihat Tapi Berkilauan
Ya...begitulah aku menamakannya saat ini.
Dengan tawa renyah dan mimik muka yang dipaksakan dewasa, mampu menyapu keheningan.
Mungkin dia kurang beruntung, tapi di sisi lain dia sangat kaya raya...terserah mengartikan kata-kata "kaya", bagiku dia mempunyai banyak kelebihan.
Tujuh belas tahun yang lalu, setelah lama menantikan seorang anak, dia muncul di dunia ini. Semua cinta kasih yang dimiliki oleh seorang ibu, hanya dicurahkan untuknya. Tak terhitung kata-kata kekhawatiran dari sang Ibu, anak ini sangat beruntung, perhatian ibunya mungkin melebihi ibu-ibu lain di dunia ini. Dia bisa menjadi obat bagi ibunya, namun juga bisa menjadi penyakit ibunya...yang pasti, disetiap langkahnya, ada seorang ibu yang mengkhawatirkannya.
Kini, mereka berjauhan, meskipun cuma 3 jam perjalanan, si Ibu memang berat berpisah lama dengan anaknya. Separah itukah? memangnya anak ini siapa ya?
Sepupuku yang lucu, aneh, ga' begitu rajin, tapi memang dia manis...(ammpuun, syusah dek, memuji mu...hihihihi)
Kini bertindak sebagai satu-satunya anak ortuku karna mereka kami tinggal berdua di padang. Eits..tapi jangan salah, bawelnya mamaku ga' kalah lho untuk kuda poni yang satu ini :) kok kuda poni ya? biar kesannya manis dan agak terang, tapi masih mewakili ringkihan dan renyah tawanya...hahaha
Pintar melukis, dan pintar beneran (jelas donk...didikan siapa dulu) hehehe...
Dulu, dia tak terlihat...namun saat ini cahaya nya berkilauan...Carilah sinar yang paling terang untuk menunjukkan kilaumu, kau punya tujuan...raih itu dan bersemangatlah...aku...kakakmu akan selalu mendukungmu :)
-semoga ini tak menjadireferensi apapun utk sohib2nya, calon co nya maupun enemynya...hehehe-


thanks.... bgt...
i have no comment yet...
tp satu hal yg gw tau...
ternyata ga ada seorang oun yg bnr2 tau ga......
he..he...
lagian gw jg....!!!
sok2 tertu2p.... ya ga!!?
Posted by: Yeski | September 8, 2007 12:27 AM